Perbedaan Sales & Marketing | www.depokwebsite.com

 

 Perbedaan Sales & Marketing

 


Daftar Isi

  1. Pengertian
  2. Fungsi & Prioritas
  3. Target
  4. Sumber daya
  5. Strategi
  6. Tujuan Sales dan Marketing
  7. Proses Sales dan Marketing
  8. Proses Kerja
  9. Prospek
  10. Hubungan Pelanggan
  11. Periode Kerja yang Dimiliki
  12. Orientasi pasar

 

 

1. Pengertian

Sales dapat diartikan sebagai bagian penjualan, yang kegiatan utamanya adalah menjual produk yang ditawarkan perusahaan sebanyak-banyaknya dengan harga yang sudah ditetapkan. Proses kerja bagian sales pada umumnya berinteraksi secara langsung dengan konsumen baik lewat tatap muka, telepon, media sosial, atau lewat sarana komunikasi lainnya.

 

Sedangkan marketing dapat diartikan sebagai bagian perencana untuk meningkatkan penjualan. Kegiatan utama dari bagian marketing meliputi perencanaan produk, perencanaan kampanye atau promosi terhadap suatu produk, serta pemasaran produk.

 

 

2. Fungsi & Prioritas

Dalam aspek prioritas kerja dan fungsi, sales harus melayani dan membantu konsumen untuk mendapatkan produk yang dicari. Sedangkan marketing harus mendapatkan konsumen, menjangkau konsumen, dan membangun hubungan yang baik.

 

Fungsi utama tim sales adalah untuk menjual produk perusahaan kepada pelanggan dan melayani serta membantu konsumen menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhannya. Maka itu, sales harus memahami betul product knowledge dari produk yang ditawarkan. Banyak hal yang termasuk ke dalam product knowledge seperti bahan baku, mutu, keuntungan, kerugian, harga, daya tahan produk, hingga produk kompetitor lain yang serupa. Ruang lingkup pekerjaan sales umumnya sebatas hubungan antara sales dan konsumen. Untuk itu, bagian sales wajib memahami pengetahuan tentang produk yang ditawarkan supaya produk tersebut laku di pasaran.

 

Sedangkan fungsi dari divisi marketing adalah memenuhi lebih dari sekadar kebutuhan pelanggan agar kebutuhan pelanggan tersebut dapat terpenuhi dan memberikan kepuasan kepada konsumen.

 

Sebagai contoh, seseorang memerlukan sepatu untuk dipakai, divisi marketing harus dapat memenuhi kebutuhan pelanggan tersebut. Tetapi lebih jauh lagi, marketing harus bisa membuat pelanggan juga merasa membutuhkan sepatu dengan brand perusahaan untuk keperluan lari pagi. Untuk membuat pelanggan menyadari keinginannya, marketing harus merumuskan brand image dengan lebih baik dan menarik.

 

 

3. Target

Mari kita membuatnya sangat sederhana dengan terlebih dahulu berbicara tentang sedikit kesamaan antara keduanya dan kemudian kita akan mencoba untuk memecahnya. Tidak diragukan lagi tujuan akhir dari kedua istilah ini adalah untuk meningkatkan pendapatan perusahaan secara maksimal. Namun, mari kita coba memahami target sales dan marketing secara berbeda. Dalam marketing target utamanya adalah untuk mempromosikan produk dan layanan perusahaan dalam sejumlah cara yang memikat.

 

Tujuan utama marketing adalah untuk meningkatkan jangkauan bisnis ke berbagai pelanggan dan kemudian mempertimbangkan semua faktor untuk mempengaruhi mereka dan mengarahkan mereka untuk membeli produk dan layanan Anda. Departemen pemasaran atau marketing sebenarnya bertanggung jawab atas penetapan harga produk atau layanan dalam sejumlah cara dan mencoba cara terbaik untuk memahami pelanggan dan pasar dan setelah itu mereka membuat rencana dari data pelanggan dan memahami bagaimana mereka benar-benar dapat mempengaruhi pelanggan potensial mereka.

 

Tujuan dari seorang marketer sebenarnya bersifat jangka panjang karena mayoritas kampanye mereka dimaksudkan untuk bertahan lama. Dalam kegiatan sales, biasanya  memiliki target utama yang ditentukan adalah mengarahkan calon konsumen atau prosepek ke pembelian. Di sini kita berbicara tentang tujuan jangka pendek; bulanan / mingguan dan sebagainya. Tugas mereka adalah mengukur kuantitas yang harus dijual  mereka dalam hal mencapai target yang ditentukan dan disepakati.

 

 

4. Sumber daya

Sebelum berbicara tentang alat dan sumber daya yang digunakan oleh tim sales dan marketing secara berbeda, kita harus mengetahui terlebih dahulu alat apa yang mereka gunakan secara kolektif atau bersama sama. Media sosial adalah salah satu sumber daya utama yang digunakan oleh tim sales ataupun tim marketing. Orang-orang marketing menggunakannya untuk menarik audiens mereka sedangkan tenaga sales menggunakannya untuk strategi proses penjualan melalui media sosial mereka.

 

Database CRM atau Customer Relationship Management  juga merupakan salah satu alat utama yang digunakan keduanya secara kolektif. Di sini mereka menggunakannya untuk menjaga hubungan yang sehat dengan basis pelanggan mereka. Sekarang mari kita bicara tentang alat yang mereka gunakan secara berbeda.

 

Alat yang digunakan dalam Sales:

  • Alat penjadwalan dan rapat.
  • Alat untuk menyiapkan faktur.
  • Alat untuk mengelola Email.
  • Alat persiapan dokumen.
  • Alat untuk mengelola pesanan mereka.

Alat yang digunakan dalam marketing:

  • Alat SEO (Optimasi Mesin Pencari).
  • Alat untuk membuat konten.
  • Aalat CRO (Conversion Rate Optimization).
  • Alat untuk mengelola proyek mereka.
  • Alat untuk menyiapkan laporan datanya.

 

5. Strategi

Untuk tim marketing, strategi mereka sangat bergantung pada jenis campaign yang akan mereka jalani dan siapa target pelanggan mereka. Strategi utama tim marketing adalah seperti internet marketing, blog marketing, sosial media marketing, SEO marketing dan sebagainya. Mereka menggunakan semua ini bersama-sama untuk menarik audiens untuk mengenal produk atau layanan mereka. Di sisi lain, strategi tim sales sangat tergantung pada jenis industri, metode yang terlibat dalam penjualan, jenis produk, pasar dan sebagainya. Strategi utama mereka adalah – Solution Selling, SPIN Selling, SNAP Selling, N.E.A.T. Selling dan sebagainya. Strategi-strategi ini sebenarnya membantu pembeli untuk memecahkan masalah mereka dan selanjutnya meningkatkan penjualan secara keseluruhan bagi perusahaan.

 

 

6. Tujuan Sales dan Marketing

Tim sales dan tim marketing sebenarnya punya tujuan yang sama, yaitu fokus untuk menghasilkan revenue atau pendapatan dan keuntungan bagi perusahaan. Namun, konsepnya cukup berbeda yang bisa kamu pahami dari penjelasan berikut ini:

 

Tujuan Sales, biasanya berfokus pada tujuan jangka pendek. Saat konsumen membeli produk di saat itu, tujuan penjualan tercapai.

 

Contoh target sales:

  • Meningkatkan pendapatan bulanan di saat itu.
  • Mempertahankan konsumen lama agar tetap berlangganan.
  • Meningkatkan margin keuntungan.
  • Menurunkan biaya akuisisi konsumen.
  • Close sales (transaksi penjualan berhasil).
  • Tujuan Marketing
  • Sementara tim marketing fokus pada tujuan jangka panjang dan sering kali tidak berwujud. Kampanye pemasaran juga sering tidak menghasilkan dampak langsung, namun bertumbuh dalam jangka waktu lebih lama.

 

Ini contoh target pemasaran:

 

  • Membangung brand identity dan brand image.
  • Meningkatkan brand awareness.
  • Meningkatkan kepuasan pelanggan.
  • Meneliti tentang kebutuhan dan minat konsumen.
  • Meluncurkan produk baru.
  • Membuat strategi pemasaran dari waktu ke waktu.
  • Menjaga hubungan baik dengan konsumen.
  • Menjadikan perusahaan sebagai pemimpin dalam industrinya.

Tujuan akhir sales adalah menjual produk sebanyak-banyaknya kepada konsumen, sampai target penjualan terpenuhi. Target utamanya tentu adalah calon konsumen yang tertarik pada produk yang ditawarkan. Cakupan tujuan serta target dari marketing jauh lebih luas daripada sales. Selain bertujuan membangun kepercayaan konsumen, marketing juga harus dapat menyampaikan strategi pemasarannya dengan jelas kepada sales, serta pihak-pihak lain sehingga pelaksanaan strategi pemasaran produk dapat berjalan optimal. Jadi, selain konsumen, sales, serta pihak-pihak lain dalam jaringan pemasaran juga merupakan target dari marketing.

 

 


7. Proses Sales dan Marketing

Berikut adalah perbedaan sales dan marketing dalam prosesnya:

 

Proses sales:

  • Prospecting: Mencari prospek atau konsumen potensial.
  • Connecting: Menghubungi prospek untuk mulai menawarkan produk.
  • Qualifying: Kualifikasi prospek berdasarkan respons, kebutuhan, dan kemampuan membeli produk.
  • Approaching: Mendekati prospek yang memenuhi syarat untuk bertemu.
  • Product demonstration: Menjelaskan deskripsi dan keunggulan produk.
  • Objection handling: Mendengarkan perspektif dari prospek dan menjawab pertanyaannya.
  • Closing a sale: Negosiasikan harga hingga mencapai kesepakatan pembelian.
  • Following up: Meminta testimoni dan menjaga hubungan baik agar jadi konsumen tetap.

 

Proses marketing:

  • Melakukan riset target konsumen.
  • Membagi target konsumen dalam segmentasi berdasarkan karakteristik tertentu.
  • Menciptakan strategi pemasaran untuk setiap target segmentasi.
  • Menjalankan kampanye pemasaran.
  • Mengukur kinerja kampanye pemasaran.
  • Membuat atau menyempurnakan strategi pemasaran yang dinilai sukses.

 

8. Proses Kerja

 

Dari segi proses kerja, sales akan melakukan pendekatan dengan menghadapi konsumen secara langsung dengan berbagai cara. Sedangkan marketing hanya menyiapkan tools dan konsep yang akan membuat customer mencari barang dan produk yang sudah disiapkan oleh perusahaan. Sebagaimana pengertian dari sales itu sendiri, maka proses kerja sales yaitu langsung menghadapi konsumen. Namun, selain secara langsung, sales juga bisa dilakukan dengan melalui media, seperti telepon, media sosial, email, dan lain sebagainya. Pada dasarnya, kegiatan dari tim sales adalah melakukan aktivitas langsung atau interaksi langsung dengan pelanggan. Asal kedua belah pihak sudah saling menyetujui, maka tidak perlu lagi ada masalah. Agar tim sales dapat melakukan tugasnya dengan baik, maka dibutuhkan tim marketing untuk melakukan analisis pasar atau mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan konsumen. Sehingga, marketing dalam proses kerja melakukan kegiatan di belakang salesMarketing akan memikirkan cara promosi, pangsa pasar, identifikasi kelebihan dan kekurangan produk, dan sebagainya. Jadi, dari segi proses kerja, seorang marketing bertugas menyiapkan konsep, alat, strategi untuk membuat konsumen tertarik sehingga sangat berbeda dengan sales yang hanya bertugas melayani para konsumen agar produk laku terjual.

 

 

9. Prospek

Divisi sales sudah mengetahui calon pelanggannya kemudian mereka menindaklanjuti setiap prospek yang masuk. Tim sales sudah mendapat data mengenai orang-orang yang tertarik dengan produk atau layanan perusahaan, mulai dari nama hingga nomor telepon, sehingga mereka dapat menghubungi konsumen dengan cepat dan memberikan informasi tambahan. Di sisi lain, tim marketing bergerak untuk mendapatkan prospek baru. Prospek marketing lebih besar daripada prospek sales karena mereka mencoba menentukan target audiens dan menciptakan brand awareness.

 

10. Hubungan Pelanggan

Hubungan antara sales dengan pelanggan hanya sebatas dalam proses transaksi jual beli dan sales tidak bertanggung jawab untuk menjaga hubungan yang lebih baik untuk jangka panjang. Akan tetapi, marketing harus tetap menjaga hubungan dengan pelanggan dari awal transaksi sampai dengan setelah melakukan transaksi agar konsumen tetap loyal dengan brand perusahaan.

 

 

11. Periode Kerja yang Dimiliki

Bukan merujuk pada masa kerja setiap orang, tapi lebih kepada ruang lingkup setiap bagian ini. Perbedaan sales dan marketing juga ditunjukkan secara jelas pada bagian periode kerja yang dilakukannya. Sales cenderung waktu kerja yang lebih pendek, berangkat dari fokusnya pada transaksi dengan pelanggan. Ketika proses penjualan bisa dimulai dan diselesaikan, maka bagian sales juga selesai. Namun marketing cenderung memiliki lingkup kerja yang lebih panjang. Benar-benar memulai pekerjaannya dari perencanaan hingga menjaga hubungan baik, bagian marketing memiliki project jangka panjang yang harus terus di-maintain sehingga memberikan hasil optimal.

 

 

12. Orientasi pasar

Sales orientasi pasarnya terletak pada pasar internal,artinya perusahaan membuat produk lebih dulu, kemudian menjual dan mendapatkan profit tanpa mengidentifikasi kebutuhan konsumen. Sedangkan orientasi pasar marketing adalah pasar eksternal, artinya ebutuhan konsumen pertama kali akan diidentifikasi, kemudian menentukan cara promosi, pangsa pasar, menyediakan distribusi produk, menjual produk dan mendapatkan profit. 

 

 

 

 

 

 

 

Tunggu Apalagi? Konsultasikan segera kebutuhan digitalisasi anda bersama https://www.depokwebsite.com/

 

KONSULTASI GRATIS 

0857-7612-5559 (CS 1)

0858-9165-8512 (CS 2)

0882-9037-8482 (CS 3)

 

Alamat Kantor :

CQCH+VMQ, Jl. Terapi Raya, RT.03/RW.19, Menteng, Kec. Bogor Bar., Kota Bogor, Jawa Barat 16111

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Panduan dan Contoh Sales Script yang Menyenangkan Calon Pelanggan | www.depokwebsite.com

Content Marketing adalah: Pengertian, Contoh, dan Strategi | www.depokwebsite.com

Apa itu B2C? | www.depokwebsite.com