Perbedaan Sales & Marketing | www.depokwebsite.com
Daftar Isi
- Pengertian
- Fungsi & Prioritas
- Target
- Sumber daya
- Strategi
- Tujuan Sales dan Marketing
- Proses Sales dan Marketing
- Proses Kerja
- Prospek
- Hubungan Pelanggan
- Periode Kerja yang Dimiliki
- Orientasi pasar
1. Pengertian
Sales dapat
diartikan sebagai bagian penjualan, yang kegiatan utamanya adalah menjual
produk yang ditawarkan perusahaan sebanyak-banyaknya dengan harga yang sudah
ditetapkan. Proses kerja bagian sales pada
umumnya berinteraksi secara langsung dengan konsumen baik lewat tatap muka,
telepon, media sosial, atau lewat sarana komunikasi lainnya.
Sedangkan marketing dapat
diartikan sebagai bagian perencana untuk meningkatkan penjualan. Kegiatan utama
dari bagian marketing meliputi
perencanaan produk, perencanaan kampanye atau promosi terhadap suatu produk,
serta pemasaran produk.
2. Fungsi & Prioritas
Dalam aspek prioritas kerja dan fungsi, sales harus melayani dan membantu
konsumen untuk mendapatkan produk yang dicari. Sedangkan marketing harus mendapatkan
konsumen, menjangkau konsumen, dan membangun hubungan yang baik.
Fungsi utama tim sales adalah
untuk menjual produk perusahaan kepada pelanggan dan melayani serta membantu
konsumen menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhannya. Maka itu, sales harus memahami betul
product knowledge dari produk yang ditawarkan. Banyak hal yang termasuk ke
dalam product knowledge seperti bahan baku, mutu, keuntungan, kerugian, harga,
daya tahan produk, hingga produk kompetitor lain yang serupa. Ruang lingkup
pekerjaan sales umumnya
sebatas hubungan antara sales dan
konsumen. Untuk itu, bagian sales wajib
memahami pengetahuan tentang produk yang ditawarkan supaya produk tersebut laku
di pasaran.
Sedangkan fungsi dari divisi marketing adalah memenuhi lebih
dari sekadar kebutuhan pelanggan agar kebutuhan pelanggan tersebut dapat
terpenuhi dan memberikan kepuasan kepada konsumen.
Sebagai contoh, seseorang memerlukan sepatu untuk dipakai,
divisi marketing harus
dapat memenuhi kebutuhan pelanggan tersebut. Tetapi lebih jauh lagi, marketing harus bisa membuat
pelanggan juga merasa membutuhkan sepatu dengan brand perusahaan untuk
keperluan lari pagi. Untuk membuat pelanggan menyadari keinginannya, marketing harus merumuskan brand
image dengan lebih baik dan menarik.
3. Target
Mari kita membuatnya sangat sederhana dengan terlebih dahulu
berbicara tentang sedikit kesamaan antara keduanya dan kemudian kita akan
mencoba untuk memecahnya. Tidak diragukan lagi tujuan akhir dari kedua istilah
ini adalah untuk meningkatkan pendapatan perusahaan secara maksimal. Namun,
mari kita coba memahami target sales
dan marketing secara berbeda. Dalam marketing target utamanya adalah
untuk mempromosikan produk dan layanan perusahaan dalam sejumlah cara yang
memikat.
Tujuan utama marketing adalah untuk
meningkatkan jangkauan bisnis ke berbagai pelanggan dan kemudian
mempertimbangkan semua faktor untuk mempengaruhi mereka dan mengarahkan mereka
untuk membeli produk dan layanan Anda. Departemen pemasaran atau marketing sebenarnya
bertanggung jawab atas penetapan harga produk atau layanan dalam sejumlah cara
dan mencoba cara terbaik untuk memahami pelanggan dan pasar dan setelah itu
mereka membuat rencana dari data pelanggan dan memahami bagaimana mereka
benar-benar dapat mempengaruhi pelanggan potensial mereka.
Tujuan dari seorang marketer sebenarnya bersifat jangka
panjang karena mayoritas kampanye mereka dimaksudkan untuk bertahan lama. Dalam
kegiatan sales, biasanya
memiliki target utama yang ditentukan adalah mengarahkan calon konsumen atau
prosepek ke pembelian. Di sini kita berbicara tentang tujuan jangka pendek;
bulanan / mingguan dan sebagainya. Tugas mereka adalah mengukur kuantitas yang
harus dijual mereka dalam hal mencapai target yang ditentukan dan
disepakati.
4. Sumber daya
Sebelum berbicara tentang alat dan sumber daya yang
digunakan oleh tim sales dan
marketing secara berbeda, kita harus mengetahui terlebih dahulu alat
apa yang mereka gunakan secara kolektif atau bersama sama. Media sosial adalah
salah satu sumber daya utama yang digunakan oleh tim sales ataupun tim marketing. Orang-orang marketing menggunakannya untuk
menarik audiens mereka sedangkan tenaga sales menggunakannya untuk
strategi proses penjualan melalui media sosial mereka.
Database CRM atau Customer Relationship Management
juga merupakan salah satu alat utama yang digunakan keduanya secara kolektif.
Di sini mereka menggunakannya untuk menjaga hubungan yang sehat dengan basis
pelanggan mereka. Sekarang mari kita bicara tentang alat yang mereka gunakan
secara berbeda.
Alat yang digunakan dalam Sales:
- Alat
penjadwalan dan rapat.
- Alat
untuk menyiapkan faktur.
- Alat
untuk mengelola Email.
- Alat
persiapan dokumen.
- Alat
untuk mengelola pesanan mereka.
Alat yang digunakan dalam marketing:
- Alat
SEO (Optimasi Mesin Pencari).
- Alat
untuk membuat konten.
- Aalat
CRO (Conversion Rate Optimization).
- Alat
untuk mengelola proyek mereka.
- Alat
untuk menyiapkan laporan datanya.
5. Strategi
Untuk tim marketing,
strategi mereka sangat bergantung pada jenis campaign yang akan mereka jalani
dan siapa target pelanggan mereka. Strategi utama tim marketing adalah seperti
internet marketing, blog marketing, sosial media marketing, SEO marketing dan sebagainya. Mereka
menggunakan semua ini bersama-sama untuk menarik audiens untuk mengenal produk
atau layanan mereka. Di sisi lain, strategi tim sales sangat tergantung pada
jenis industri, metode yang terlibat dalam penjualan, jenis produk, pasar dan
sebagainya. Strategi utama mereka adalah – Solution Selling, SPIN Selling, SNAP
Selling, N.E.A.T. Selling dan sebagainya. Strategi-strategi ini sebenarnya
membantu pembeli untuk memecahkan masalah mereka dan selanjutnya meningkatkan
penjualan secara keseluruhan bagi perusahaan.
6. Tujuan Sales
dan Marketing
Tim sales dan tim
marketing sebenarnya punya tujuan yang sama, yaitu fokus untuk
menghasilkan revenue atau pendapatan dan keuntungan bagi perusahaan. Namun,
konsepnya cukup berbeda yang bisa kamu pahami dari penjelasan berikut ini:
Tujuan Sales,
biasanya berfokus pada tujuan jangka pendek. Saat konsumen membeli produk di
saat itu, tujuan penjualan tercapai.
Contoh target sales:
- Meningkatkan
pendapatan bulanan di saat itu.
- Mempertahankan
konsumen lama agar tetap berlangganan.
- Meningkatkan
margin keuntungan.
- Menurunkan
biaya akuisisi konsumen.
- Close sales (transaksi penjualan
berhasil).
- Tujuan Marketing
- Sementara
tim marketing fokus
pada tujuan jangka panjang dan sering kali tidak berwujud. Kampanye
pemasaran juga sering tidak menghasilkan dampak langsung, namun bertumbuh
dalam jangka waktu lebih lama.
Ini contoh target pemasaran:
- Membangung
brand identity dan brand image.
- Meningkatkan
brand awareness.
- Meningkatkan
kepuasan pelanggan.
- Meneliti
tentang kebutuhan dan minat konsumen.
- Meluncurkan
produk baru.
- Membuat
strategi pemasaran dari waktu ke waktu.
- Menjaga
hubungan baik dengan konsumen.
- Menjadikan
perusahaan sebagai pemimpin dalam industrinya.
Tujuan akhir sales adalah
menjual produk sebanyak-banyaknya kepada konsumen, sampai target penjualan
terpenuhi. Target utamanya tentu adalah calon konsumen yang tertarik pada
produk yang ditawarkan. Cakupan tujuan serta target dari marketing jauh lebih luas
daripada sales. Selain
bertujuan membangun kepercayaan konsumen, marketing juga harus dapat
menyampaikan strategi pemasarannya dengan jelas kepada sales, serta pihak-pihak lain sehingga
pelaksanaan strategi pemasaran produk dapat berjalan optimal. Jadi, selain
konsumen, sales, serta
pihak-pihak lain dalam jaringan pemasaran juga merupakan target dari marketing.
7. Proses Sales
dan Marketing
Berikut adalah perbedaan sales dan marketing dalam
prosesnya:
Proses sales:
- Prospecting:
Mencari prospek atau konsumen potensial.
- Connecting:
Menghubungi prospek untuk mulai menawarkan produk.
- Qualifying:
Kualifikasi prospek berdasarkan respons, kebutuhan, dan kemampuan membeli
produk.
- Approaching:
Mendekati prospek yang memenuhi syarat untuk bertemu.
- Product
demonstration: Menjelaskan deskripsi dan keunggulan produk.
- Objection
handling: Mendengarkan perspektif dari prospek dan menjawab pertanyaannya.
- Closing
a sale: Negosiasikan harga hingga mencapai kesepakatan pembelian.
- Following
up: Meminta testimoni dan menjaga hubungan baik agar jadi konsumen tetap.
Proses marketing:
- Melakukan
riset target konsumen.
- Membagi
target konsumen dalam segmentasi berdasarkan karakteristik tertentu.
- Menciptakan
strategi pemasaran untuk setiap target segmentasi.
- Menjalankan
kampanye pemasaran.
- Mengukur
kinerja kampanye pemasaran.
- Membuat
atau menyempurnakan strategi pemasaran yang dinilai sukses.
8. Proses Kerja
Dari segi proses kerja, sales akan melakukan pendekatan
dengan menghadapi konsumen secara langsung dengan berbagai cara. Sedangkan marketing hanya menyiapkan tools
dan konsep yang akan membuat customer mencari barang dan produk yang sudah
disiapkan oleh perusahaan. Sebagaimana pengertian dari sales itu sendiri, maka proses
kerja sales yaitu
langsung menghadapi konsumen. Namun, selain secara langsung, sales juga bisa dilakukan dengan
melalui media, seperti telepon, media sosial, email, dan lain sebagainya. Pada
dasarnya, kegiatan dari tim sales adalah
melakukan aktivitas langsung atau interaksi langsung dengan pelanggan. Asal
kedua belah pihak sudah saling menyetujui, maka tidak perlu lagi ada masalah.
Agar tim sales dapat
melakukan tugasnya dengan baik, maka dibutuhkan tim marketing untuk melakukan
analisis pasar atau mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan konsumen.
Sehingga, marketing dalam
proses kerja melakukan kegiatan di belakang sales. Marketing akan memikirkan cara
promosi, pangsa pasar, identifikasi kelebihan dan kekurangan produk, dan
sebagainya. Jadi, dari segi proses kerja, seorang marketing bertugas menyiapkan
konsep, alat, strategi untuk membuat konsumen tertarik sehingga sangat berbeda
dengan sales yang hanya
bertugas melayani para konsumen agar produk laku terjual.
9. Prospek
Divisi sales sudah
mengetahui calon pelanggannya kemudian mereka menindaklanjuti setiap prospek
yang masuk. Tim sales sudah
mendapat data mengenai orang-orang yang tertarik dengan produk atau layanan
perusahaan, mulai dari nama hingga nomor telepon, sehingga mereka dapat
menghubungi konsumen dengan cepat dan memberikan informasi tambahan. Di sisi
lain, tim marketing bergerak
untuk mendapatkan prospek baru. Prospek marketing lebih besar daripada
prospek sales karena
mereka mencoba menentukan target audiens dan menciptakan brand awareness.
10. Hubungan Pelanggan
Hubungan antara sales dengan
pelanggan hanya sebatas dalam proses transaksi jual beli dan sales tidak bertanggung jawab
untuk menjaga hubungan yang lebih baik untuk jangka panjang. Akan tetapi, marketing harus tetap menjaga
hubungan dengan pelanggan dari awal transaksi sampai dengan setelah melakukan
transaksi agar konsumen tetap loyal dengan brand perusahaan.
11. Periode Kerja yang Dimiliki
Bukan merujuk pada masa kerja setiap orang, tapi lebih
kepada ruang lingkup setiap bagian ini. Perbedaan sales dan marketing juga
ditunjukkan secara jelas pada bagian periode kerja yang dilakukannya. Sales cenderung waktu kerja yang
lebih pendek, berangkat dari fokusnya pada transaksi dengan pelanggan. Ketika
proses penjualan bisa dimulai dan diselesaikan, maka bagian sales juga selesai. Namun marketing cenderung memiliki
lingkup kerja yang lebih panjang. Benar-benar memulai pekerjaannya dari
perencanaan hingga menjaga hubungan baik, bagian marketing memiliki project jangka
panjang yang harus terus di-maintain sehingga memberikan hasil optimal.
12. Orientasi pasar
Sales orientasi
pasarnya terletak pada pasar internal,artinya perusahaan membuat produk lebih
dulu, kemudian menjual dan mendapatkan profit tanpa mengidentifikasi kebutuhan
konsumen. Sedangkan orientasi pasar marketing adalah
pasar eksternal, artinya ebutuhan konsumen pertama kali akan diidentifikasi,
kemudian menentukan cara promosi, pangsa pasar, menyediakan distribusi produk,
menjual produk dan mendapatkan profit.
Tunggu Apalagi? Konsultasikan segera kebutuhan digitalisasi
anda bersama https://www.depokwebsite.com/
KONSULTASI GRATIS
0857-7612-5559 (CS 1)
0858-9165-8512 (CS 2)
0882-9037-8482 (CS 3)
Alamat Kantor :
CQCH+VMQ, Jl. Terapi Raya, RT.03/RW.19, Menteng, Kec. Bogor
Bar., Kota Bogor, Jawa Barat 16111
.png)
.png)
Komentar
Posting Komentar