Apa itu internet of things? | www.depokwebsite.com
Apa itu internet of things?
Daftar Isi
1.
Apa itu internet of
things?
2.
Unsur pembentuk ekosistem IoT
3.
Manfaat internet of things di berbagai bidang
4.
Unsur-Unsur Internet of Things
5.
Seperti Apa Cara Kerja
Internet of Things?
6.
Contoh Penerapan Internet of
Things di Berbagai Industri
7.
3 Manfaat Internet of Things
Dilansir Wired, IoT
adalah teknologi yang memungkinkan satu objek untuk mampu berkirim data lewat
koneksi tanpa bantuan komputer dan manusia.
Jika menilik sejarahnya,
istilah IoT pertama kali disebut
ahli teknologi asal Inggris Kevin Ashton, yang mana dia deskripsikan teknologi
ini sebagai “mata” dan “telinga” dari komputer.
Menariknya, jauh sebelum
istilah IoT dicetuskan Kevin, ahli
teknologi lulusan Massachusetts Institute of Technology John Romkey telah
menciptakan perangkat pintar IoT pertama di dunia pada 1990.
Perangkat IoT tersebut adalah
alat pemanggang roti yang dikendalikan lewat komputer milik Romkey.
Internet of things merupakan sebuah konsep di mana suatu
benda atau objek ditanamkan teknologi-teknologi seperti sensor dan software
dengan tujuan untuk berkomunikasi, mengendalikan, menghubungkan, dan bertukar
data melalui perangkat lain selama masih terhubung ke internet.
IoT memiliki hubungan yang erat dengan istilah machine-to-machine atau
M2M. Seluruh alat yang memiliki kemampuan komunikasi M2M ini sering disebut
dengan perangkat cerdas atau smart devices. Perangkat cerdas
ini diharapkan dapat membantu kerja manusia dalam menyelesaikan berbagai urusan
atau tugas yang ada.
Unsur pembentuk ekosistem IoT
Untuk membuat suatu ekosistem IoT, kita tidak hanya memerlukan
perangkat-perangkat yang pintar, melainkan juga berbagai unsur pendukung lain
di dalamnya. Berikut adalah berbagai unsur pembentuk internet of things:
- Artificial intelligence (kecerdasan buatan)
Yang pertama ada kecerdasan buatan. Kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) adalah sistem kecerdasan yang dimiliki oleh manusia yang diimplementasikan atau diprogram di dalam mesin agar mesin dapat dapat berpikir dan berlaku layaknya manusia.
Dalam IoT, hampir semua mesin atau alat
dapat menjadi mesin pintar. Itu berarti IoT
sangat berdampak pada seluruh aspek kehidupan kita. AI ini bertugas untuk
mengumpulkan data, perancangan dan pengembangan algoritma, serta pemasangan
jaringan.
- Sensor
Berikutnya ada sensor. Unsur ini merupakan unsur pembeda mesin IoT dengan mesin canggih lainnya. Dengan adanya sensor ini mesin mampu menentukan instrumen yang dapat mengubah mesin IoT dari yang semula bersifat pasif menjadi mesin atau alat yang bersifat aktif dan terintegrasi. - Konektivitas
Yang terakhir adalah konektivitas. Konektivitas juga biasa disebut sebagai koneksi antar jaringan. Dalam dunia IoT sendiri ada kemungkinan untuk kita membuat jaringan baru, jaringan yang khusus digunakan untuk perangkat IoT.
Manfaat internet of
things di berbagai bidang
Setelah mengetahui penjelasan dan unsur-unsur untuk membentuk suatu
ekosistem IoT, sekarang kami akan
menjelaskan apa saja manfaat internet
of things dalam berbagai
bidang.
Dalam penerapannya sendiri internet of things ini
membawa banyak sekali manfaat. Selain manfaat utamanya untuk mempermudah
pekerjaan manusia, internet of
things juga bermanfaat
dalam berbagai bidang. Berikut beberapa diantaranya:
- Pertanian
Pertama-tama kita bahas mulai dari sektor pertanian atau agriculture. Penerapan IoT dalam sektor pertanian dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Salah satunya dalam urusan pengumpulan data. Data-data yang dikumpulkan dapat berupa suhu, kelembapan, curah hujan, kadar air dalam tanah, dan pemantauan hama.
Contohnya, petani dapat mengetahui
data-data yang penting seperti kadar air dalam tanah dan suhu sekitar dengan
sensor yang ditanamkan. Data-data yang terkumpul dapat digunakan untuk
mengambil sebuah keputusan guna meningkatkan kualitas dan kuantitas, meminimalkan
risiko, dan mengurangi usaha yang diperlukan untuk mengelola pertanian.
- Kesehatan
Selanjutnya adalah sektor medis dan kesehatan. Dalam dunia kesehatan, internet of things terus dikembangkan. Direncanakan ke depannya seluruh hasil pemeriksaan dapat langsung diterima oleh para tenaga medis atau rumah sakit. Data-data yang dikirimkan seperti halnya tekanan darah, riwayat penyakit, penyakit yang sedang dialami, dan lain-lain.
Sebenarnya, teknologi IoT saat ini sudah diterapkan dalam
sektor kesehatan ini, contohnya seperti robot perawat di sebiah klinik di
Moskow yang membantu tugas dari para tenaga kesehatan di masa pandemi sekarang
ini.
- Transportasi
Berikutnya adalah sektor transportasi. IoT dapat membantu manusia dalam mengintegrasikan, mengontrol, dan memproses informasi pada sistem transportasi. Penerapan internet of things ini berkembang sangat pesat dan dapat diimplementasikan pada mesin kendaraan atau pada fungsi kemudinya.
Salah satu contoh internet of things dalam
bidang transportasi adalah mobil yang dapat memarkir sendiri dan mobil yang
dapat berjalan sendiri (autopilot). Diharapkan dengan adanya IoT dalam sektor transportasi ini
angka kecelakaan dapat jauh menurun.
- Otomatisasi rumah
Selanjutnya dalam sektor rumah. Perangkat internet of things juga tidak hanya bisa digunakan dalam sektor-sektor usaha saja, tetapi ia juga bisa digunakan untuk keperluan pribadi. Kamu dapat membuat rumahmu menjadi serba otomatis lho, mulai dari menghidupkan lampu, menghidupkan perangkat elektronik, dan sampai membuka pintu rumah. Perangkat-perangkat itu disebut sebagai smart home peripheral atau perangkat rumah pintar. Jika kamu menerapkan IoT dalam rumah, secara tidak langsung kamu sudah memiliki smart home. Keren, kan?
Bukan hanya soal kemudahan, kamu juga
dapat menghemat energi. Itu karena kamu dapat mengendalikan perangkat-perangkat
pintar di rumahmu dari jarak jauh. Sehingga, otomatis tidak ada energi yang
terbuang sia-sia.
Contoh internet of things dalam
rumah adalah lampu yang dapat menyala otomatis pada malam hari, kunci pintu
yang dibuka dengan sidik jari atau dengan smartphone, tempat makan
otomatis untuk hewan, alat penyiram bunga otomatis, dan masih banyak lagi.
- Lingkungan
Yang terakhir adalah penerapan IoT dalam sektor lingkungan. Biasanya untuk sektor lingkungan ini menggunakan aplikasi dan perangkat IoT yang menggunakan sensor.
Contohnya seperti alat yang dapat memantau kualitas udara, alat yang dapat dipasangkan ke satwa liar dalam penangkaran, pengecekan kondisi air, dan lain-lain. Bahkan internet of things juga dapat dimanfaatkan untuk sistem peringatan dini bencana.
Internet of Things selama beberapa
tahun terakhir telah menjadi jargon spesial di ranah teknologi. Pada
kenyataannya, teknologi yang juga sering disebut dengan singkatan “IoT”.
Tak cuma sekadar dianggap
sebagai istilah keren saja. Lebih dari itu, keberadaan IoT di era transformasi digital
seperti sekarang begitu diperlukan bisnis di berbagai sektor industri.
Berkat IoT, akhirnya banyak bisnis bisa
berevolusi dengan sukses, menciptakan inovasi dan layanan canggih dengan
teknologi pintar dan terintegrasi.
Bentuk komunikasi pintar ini
adalah Machine-to-Machine (M2M) ke manusia sebagai penggunanya. Jadi singkatnya,
IoT akan menjadi teknologi yang memungkinkan segala hal terkoneksi dengan
internet, misalnya mengontrol perangkat rumah seperti AC, kulkas, atau TV kini
bisa dilakukan secara remote dari satu perangkat saja.
Unsur-Unsur Internet of Things
Secara teknis, IoT memiliki sejumlah komponen teknologi
pendukung yang memungkinkannya bekerja secara maksimal. Apa saja?
1. Sensor
Sensor mampu mengubah perangkat
IoT tepatnya pada segi jaringan dari yang sistemnya pasif berubah menjadi aktif
dan terintegrasi dengan lingkungan sekitar.
2. Kecerdasan Buatan
Kecerdasan buatan atau
Artificial Intelligence (AI) menjadi ssalah satu benang merah yang
“menghidupkan” IoT.
Dengan AI, perangkat bisa
berkomunikasi secara pintar. Lebih dari itu, perangkat IoT yang dibekali AI
akan bisa melakukan kemampuan analisis yang lebih kompleks, seperti koleksi
data, mengatur jaringan, bahkan mengembangkan algoritma.
Dengan demikian, kehadiran AI
pada perangkat IoT juga memungkinkan mereka dapat melakukan aktivitas sendiri
tanpa harus menerima instruksi dari si pengguna.
3. Koneksi Jaringan
Koneksi jaringan juga menjadi
komponen pendukung sistem IoT untuk bisa berkomunikasi secara lancar.
Konektivitas yang diperlukan
sejatinya harus berjalan stabil, tetapi tidak perlu hadir dalam load ukuran
besar.
4. Perangkat Mikro
Kehadiran perangkat mikro atau
berukuran kecil dapat meningkatkan ketepatan, skalabilitas, dan fleksibilitas
performa IoT.
Belum lagi, semakin kecilnya
perangkat juga akan memiliki nilai biaya yang semakin sedikit.
Seperti Apa Cara Kerja Internet of Things?
Sederhananya, IoT bekerja
dengan memanfaatkan instruksi pemrograman yang setiap perintahnya bisa
menghasilkan interaksi ke sesama perangkat terhubung secara otomatis tanpa
adanya intervensi pengguna, bahkan dalam jarak jauh sekali pun.
Adapun faktor vital yang
menjadi kelancaran perangkat IoT adalah jaringan internet yang menjadi
connector antara sistem dan perangkat.
Sementara, manusia dalam tahap
ini hanya menjadi monitor untuk setiap perilaku perangkat saat mereka
bekerja.
Contoh Penerapan Internet of Things di Berbagai Industri
IoT memiliki banyak contoh penerapan di keseharian kita.
Bahkan beberapa di antaranya mungkin Anda baru sadari jika penggunaannya sangat
berguna untuk membantu aktivitas.
Apa saja? Berikut
ulasannya.
1. Transportasi
Kendaraan otonomos menjadi
salah satu bentuk perwujudan teknologi IoT di ranah transportasi.
Dengan demikian, penggunanya
akan bisa menjalankan mobil tanpa harus mengemudinya secara langsung.
Adapun perusahaan otomotif yang
kini telah menerapkan teknologi tersebut adalah Tesla milik Elon Musk.
2. Smart City
Keberadaan IoT dapat membantu
smart city, khususnya dalam memonitor dan mengelola keberadaan lingkungan
sekitar secara real-time, seperti memantau trafik lalu lintas, banjir, mengecek
kondisi debit air di waduk, serta memantau kondisi laut untuk aksi mitigasi
bencana ke pelaut dan nelayan.
3. Kesehatan
Industri kesehatan menjadi
salah satu yang sangat identik dan ideal dengan penerapan IoT.
Kini, sudah banyak inovasi baru
yang memanfaatkan IoT untuk mendukung proses pengobatan berjalan efektif dan
aman, seperti pengecekan detak jantung, mengukur kadar gula, melakukan MRI,
bahkan bedah.
4. Energi
Ada banyak kendala yang muncul
di industri energi, seperti masalah polusi, pemborosan sumber daya, dan masih banyak
lagi.
Dengan kehadiran IoT,
masalah-masalah tersebut diyakini dapat berkurang.
Contohnya, IoT bisa menciptakan
sensor cahaya yang bisa mengurangi penggunaan energi listrik.
Selain itu, IoT juga mampu
melakukan penjadwalan pada perangkat smart home seperti mesin cuci, microwave,
kulkas, dan TV
3 Manfaat Internet of Things
Ada tiga manfaat IoT yang bisa dirasakan Anda sebagai
penggunanya, apa saja?
1. Efisiensi
IoT menjadi penunjang efisiensi
kerja dan aktivitas sehari-hari, karena semakin banyaknya jenis koneksi yang
diciptakan, semakin kecil jumlah waktu Anda dalam meneyelesaikan tugas.
Dengan demikian, efisiensi
kegiatan Anda akan terjaga dengan IoT.
2. Monitor Kegiatan Secara Praktis
IoT dapat membantu Anda
mengontrol dan memonitor seluruh kegiatan lebih mudah, bahkan dapat
merekomendasikan alternatif kegiatan atau pekerjaan yang lebih gampang.
3. Koneksi Lebih Mudah
Konektivitas antar perangkat
akan menjadi lebih mudah, karena semakin baiknya koneksi antar jaringan
berjalan, maka sistem perangkat IoT Anda akan berjalan cepat dan efektif.
Tunggu Apalagi? Konsultasikan segera kebutuhan digitalisasi
anda bersama http://www.depokwebsite.com
KONSULTASI GRATIS
0882-9037-8482 Admin
Alamat Kantor :
CQCH+VMQ, Jl. Terapi Raya, RT.03/RW.19, Menteng, Kec. Bogor
Bar., Kota Bogor, Jawa Barat 16111
.png)
.png)
Komentar
Posting Komentar